Kewarganegaraan Jerman adalah kunci untuk mendapatkan banyak hak di Jerman dan Uni Eropa. Bagi banyak orang, jalan menuju kewarganegaraan Jerman dimulai sejak lahir. Undang-undang mengatur dua cara utama untuk memperoleh kewarganegaraan Jerman: melalui keturunan dari orang tua Jerman atau melalui kelahiran di Jerman dalam kondisi tertentu.
Prinsip keturunan: Jika salah satu orang tua adalah orang Jerman
Rute paling umum untuk mendapatkan kewarganegaraan Jerman adalah prinsip keturunan. Aturannya sederhana: jika seorang anak lahir dan setidaknya salah satu orang tua memiliki kewarganegaraan Jerman pada saat itu, anak tersebut secara otomatis menerima kewarganegaraan Jerman juga.
Tidak masalah apakah orang tua sudah menikah atau belum. Siapa yang secara hukum dianggap sebagai ibu atau ayah diatur dengan jelas dalam hukum Jerman. Ibu selalu merupakan wanita yang melahirkan anak tersebut.
Apa yang berlaku jika orang tua belum menikah?
Jika hanya ayah yang merupakan warga negara Jerman pada saat kelahiran dan tidak menikah dengan ibu, ada tenggat waktu penting yang harus diperhatikan. Agar anak dapat menerima kewarganegaraan Jerman, paternitas harus diakui secara efektif berdasarkan hukum Jerman atau ditetapkan oleh pengadilan. Prosedur ini harus dimulai sebelum anak mencapai usia 23 tahun. Jika persyaratan ini terpenuhi, anak tersebut memperoleh kewarganegaraan Jerman secara surut sejak lahir.
Prinsip tempat kelahiran: Ketika seorang anak lahir di Jerman
Sejak 1 Januari 2000, terdapat peraturan penting lainnya, yaitu prinsip tempat lahir. Artinya, anak-anak dari orang tua asing juga dapat memperoleh kewarganegaraan Jerman dengan lahir di Jerman.
Agar hal ini dapat terjadi, orang tua harus memenuhi dua syarat pada saat kelahiran anak:
- Ia harus sudah tinggal secara legal di Jerman selama setidaknya lima tahun.
- Ia harus memiliki hak tinggal permanen. Ini termasuk, misalnya, izin tinggal menetap atau izin tinggal permanen Uni Eropa. Warga negara Swiss dan anggota keluarganya juga dapat memenuhi persyaratan ini dalam keadaan tertentu.
Kantor catatan sipil yang berwenang memeriksa persyaratan ini setelah kelahiran dan memasukkan perolehan kewarganegaraan Jerman secara langsung ke dalam daftar kelahiran.
Pengecualian penting: Aturan untuk orang Jerman yang lahir di luar negeri
Prinsip keturunan tidak berlaku tanpa batas waktu lintas generasi jika sebuah keluarga tinggal di luar negeri secara permanen. Ada aturan di sini yang sering disebut sebagai "pemotongan generasi".
Aturan ini menyatakan bahwa jika orang tua Jerman lahir di luar negeri setelah tanggal 31 Desember 1999 dan memiliki tempat tinggal tetap di sana, anak mereka yang lahir di luar negeri tidak lagi secara otomatis memperoleh kewarganegaraan Jerman sejak lahir.
Bagaimana cara memperoleh kewarganegaraan masih dapat dijamin?
Ada beberapa cara penting di mana perolehan kewarganegaraan Jerman masih dapat dipastikan untuk anak tersebut. Aturan pemotongan generasi tidak berlaku jika:
- anak tersebut akan menjadi tanpa kewarganegaraan.
- permohonan kelahiran anak diajukan ke otoritas Jerman yang berwenang dalam waktu satu tahun. Permohonan ini dapat diajukan secara langsung ke kantor catatan sipil di Berlin atau ke kantor perwakilan Jerman di luar negeri (kedutaan besar atau konsulat). Kepatuhan terhadap tenggat waktu satu tahun ini sangat penting.
Peraturan khusus untuk korban ketidakadilan Nazi
Ada pengecualian yang sangat penting untuk aturan generasi ini bagi keturunan orang-orang yang terkena dampak ketidakadilan Sosialis Nasional. Pemotongan generasi tidak berlaku untuk orang-orang ini dan keturunan mereka yang berhak untuk dinaturalisasi kembali.
Kasus-kasus khusus: Bayi yang ditemukan dan kelahiran rahasia
Hukum juga memiliki solusi untuk situasi khusus. Seorang anak yang ditemukan di Jerman dan orang tuanya tidak diketahui (disebut anak terlantar) dianggap sebagai anak Jerman sampai terbukti sebaliknya.
Hal yang sama berlaku untuk anak yang lahir sebagai bagian dari kelahiran rahasia. Anak ini juga diperlakukan seolah-olah sebagai anak orang Jerman dan oleh karena itu pada awalnya menerima kewarganegaraan Jerman.

